Fortune Indonesia melaporkan pemerintah mencairkan Rp20 triliun dalam dua tahap, Oktober dan November 2026, untuk membayar klaim fasilitas kesehatan. BPJS Kesehatan membantah isu gagal bayar, sementara program JKN mencatat defisit sekitar Rp14,6 triliun pada 2025. Pada pertengahan tahun, sejumlah rumah sakit daerah sudah mengeluhkan klaim yang belum dibayar.
Tekanan Ada di Arus Kas, Bukan Laba
Rumah sakit bisa terlihat untung di laporan laba rugi, tetapi kekurangan kas karena piutang BPJS menumpuk. Di titik ini pembiayaan modal kerja menjadi penting, dan bank akan meminta laporan keuangan yang menunjukkan kualitas piutang dengan jelas.
Yang Perlu Disiapkan Rumah Sakit
- Umur piutang BPJS yang dipisahkan antara klaim pending, dispute, dan kedaluwarsa.
- Pencadangan piutang yang wajar.
- Laporan audited, terutama untuk rumah sakit yang belum pernah diaudit.
Baca juga: rumah sakit belum pernah diaudit, padahal bank minta laporan audited.