Bareskrim Polri sedang menyidik dugaan manipulasi dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA). Pada awal Februari 2026, polisi menetapkan tiga tersangka baru, yaitu seorang mantan staf unit penilaian perusahaan di BEI, seorang penasihat keuangan, dan manajer proyek IPO perusahaan tersebut. Kantor penjamin emisi IPO itu juga digeledah. Menanggapi kasus ini, BEI menyatakan sedang menyusun revisi aturan pencatatan saham.
Apa yang Akan Diperketat BEI
- Uji keuangan, tata kelola, keterkaitan usaha, dan prospek pertumbuhan calon emiten akan dinilai lebih ketat.
- Papan akselerasi naik standar menjadi setara papan pengembangan saat ini, sementara papan pengembangan dinaikkan mendekati papan utama.
- Direksi dan komisaris emiten baru wajib memiliki sertifikasi atau pelatihan yang memadai tentang tata kelola, hukum perusahaan terbuka, dan hukum pasar modal.
- Pendidikan berkelanjutan bagi manajemen perusahaan tercatat.
- Penyusun laporan keuangan akan diwajibkan memiliki sertifikasi akuntan profesional, yang sebelumnya tidak diatur.
Artinya bagi Calon Emiten Kecil dan Menengah
Selama ini papan akselerasi menjadi pintu masuk bagi perusahaan beraset kecil yang ingin mencari dana di bursa. Dengan standar yang naik, jalur ini tidak lagi bisa dianggap jalan pintas. Perusahaan menengah tetap bisa IPO, tetapi persiapannya akan lebih panjang dan lebih menuntut.
Pelajaran penting dari kasus ini adalah bahwa IPO yang dipaksakan dengan angka yang dipoles justru berisiko hukum bagi pemilik, direksi, dan semua pihak yang terlibat. Laporan keuangan yang wajar dan dapat diuji adalah fondasi, bukan formalitas.
Persiapan yang Masuk Akal
- Bangun tim keuangan yang kompeten. Mulai rekrut atau latih staf akuntansi yang punya sertifikasi profesi, karena ini kemungkinan akan menjadi syarat.
- Audit beberapa tahun sebelum IPO. Jangan menunggu satu tahun menjelang pendaftaran. Riwayat audit yang konsisten lebih meyakinkan.
- Pisahkan bisnis inti dan bisnis sampingan pemilik. Keterkaitan usaha akan dinilai, jadi struktur grup perlu jelas.
- Bekali direksi dan komisaris dengan pelatihan tata kelola sejak awal.
- Uji kelayakan dengan valuasi independen sebelum menunjuk penjamin emisi, agar ekspektasi pemilik realistis.
Jika IPO Belum Realistis
Tidak semua perusahaan harus IPO untuk tumbuh. Pendanaan dari bank, investor strategis, atau dana ekuitas swasta bisa menjadi jembatan. Semua jalur ini tetap membutuhkan hal yang sama: laporan keuangan yang dapat dipercaya.
Tanda Bahaya dalam Persiapan IPO
- Ada pihak yang menjanjikan IPO pasti lolos dalam waktu singkat.
- Ada saran untuk menaikkan pendapatan atau aset agar memenuhi syarat papan tertentu.
- Laporan keuangan tahun sebelumnya disajikan kembali dalam jumlah besar tanpa penjelasan yang memadai.
- Biaya jasa pendampingan dikaitkan dengan harga saham setelah pencatatan.
Jika menemukan tanda seperti ini, sebaiknya berhenti dan minta pendapat kedua dari profesional yang berizin.
Perlu diingat, aturan yang disebutkan di atas masih berupa rencana revisi pada saat berita ini terbit. Rincian akhirnya mengikuti peraturan bursa yang disahkan kemudian, sehingga calon emiten sebaiknya selalu memeriksa ketentuan yang berlaku saat mulai menyiapkan pendaftaran.
Ceritakan kondisi usaha Anda kepada kami. Konsultasi awal gratis, dan kami bantu pilihkan kantor berizin yang sesuai dengan kebutuhan dan skala perusahaan Anda.