Chat Ananta, CPA

Beranda / Wawasan

Laporan Keuangan

Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK): Isi Minimal yang Diminta Auditor dan Bank

Isi minimal CALK yang biasa diminta auditor dan bank: kebijakan akuntansi, rincian pos, pihak berelasi, jaminan, kontinjensi, dan peristiwa setelah neraca.

Ananta, CPA · 2026-10-25

Intinya: Isi minimal CALK yang biasa diminta auditor dan bank: kebijakan akuntansi, rincian pos, pihak berelasi, jaminan, kontinjensi, dan peristiwa setelah neraca.

Banyak perusahaan menganggap laporan keuangan selesai setelah neraca dan laba rugi jadi. Padahal catatan atas laporan keuangan (CALK) adalah bagian yang tidak terpisahkan. Tanpa CALK, angka di halaman depan sulit dipahami. Auditor membutuhkannya untuk menilai kelengkapan pengungkapan, dan analis kredit bank membacanya untuk mencari risiko yang tidak terlihat di angka.

Bagian Wajib dalam CALK

Susunan CALK umumnya mengikuti urutan berikut:

  1. Informasi umum perusahaan: pendirian, akta dan perubahannya, kegiatan usaha, susunan pengurus, dan jumlah karyawan.
  2. Pernyataan kepatuhan dan dasar penyusunan: standar yang dipakai, misalnya SAK EP atau SAK Indonesia, dasar pengukuran, dan mata uang penyajian.
  3. Kebijakan akuntansi material: pengakuan pendapatan, persediaan, aset tetap dan penyusutan, sewa, instrumen keuangan, serta imbalan kerja.
  4. Pertimbangan dan estimasi penting: misalnya cadangan kerugian piutang, umur manfaat aset, dan liabilitas imbalan kerja.
  5. Rincian pos laporan keuangan: mengikuti urutan pos di neraca dan laba rugi.
  6. Pengungkapan lain: pihak berelasi, komitmen, kontinjensi, manajemen risiko, dan peristiwa setelah periode pelaporan.

Rincian yang Paling Sering Diminta Bank

PosRincian yang Diharapkan
Piutang usahaPer pelanggan utama, umur piutang, cadangan kerugian
PersediaanPer jenis, metode biaya, persediaan yang dijaminkan
Aset tetapMutasi per kelompok, status sertifikat, aset yang dijaminkan
Pinjaman bankNama kreditur, plafon, bunga, jatuh tempo, agunan, syarat rasio
Utang pihak berelasiPihak, sifat hubungan, saldo, dan syarat pembayaran

Pihak Berelasi Jangan Disembunyikan

Di perusahaan keluarga, transaksi dengan pemilik, keluarga, dan perusahaan saudara sangat umum. Pinjaman dari direktur, sewa gedung milik komisaris, atau penjualan ke perusahaan saudara wajib diungkapkan. Standar pengungkapan pihak berelasi dalam SAK Indonesia kini bernomor PSAK 224. Bank sangat memperhatikan bagian ini karena dana pinjaman bisa mengalir ke pihak berelasi tanpa terlihat di laba rugi.

Jaminan, Kontinjensi, dan Peristiwa Setelah Neraca

Aset yang dijaminkan, jaminan perusahaan untuk utang pihak lain, perkara hukum, dan sengketa pajak harus diungkapkan meskipun belum ada angka pasti. Peristiwa penting setelah tanggal neraca, seperti pinjaman baru, kehilangan pelanggan besar, atau perubahan pemegang saham, juga perlu dijelaskan. Auditor akan menanyakan hal ini sampai tanggal laporan audit.

Tips agar CALK Tidak Menjadi Hambatan Audit

CALK yang lengkap membuat proses audit lebih cepat dan pertanyaan bank lebih sedikit. Bagi perusahaan yang memakai SAK Indonesia, perhatikan juga perubahan yang akan datang. Mulai 1 Januari 2027, PSAK 118 menggantikan PSAK 201 dan menambah kewajiban pengungkapan, termasuk ukuran kinerja yang ditetapkan manajemen. Mulailah menyesuaikan format CALK sejak sekarang agar angka pembanding tidak perlu disusun ulang dengan tergesa-gesa.

Ceritakan kondisi usaha dan kebutuhan laporan keuangan Anda kepada kami. Konsultasi awal gratis, dan kami bantu pilihkan kantor berizin yang sesuai dengan skala serta tujuan perusahaan Anda.

Sumber: Binus Accounting, 24 November 2024; Fortune Indonesia, 27 November 2025. Ringkasan dan analisis ditulis ulang oleh cariakuntan.com.

Diskusikan Kebutuhan Anda

Kami memetakan kebutuhan Anda terhadap persyaratan bank, regulator, atau investor, lalu menghubungkan Anda dengan kantor berizin yang memenuhinya.

Chat Ananta, CPA

Wawasan Lainnya

Cara Menyusun Laporan Keuangan Perusahaan Pertama Kali: Urutan Kerja dari Rekening Koran sampai CALKPembukuan Tertinggal 2-3 Tahun: Cara Menyusun Ulang dan Menyiapkan AuditSAK EMKM, SAK EP, atau SAK Indonesia: Standar Mana yang Dipakai Perusahaan AndaLaporan Keuangan Konsolidasi untuk Grup Usaha KeluargaAudit, Pajak, dan Kredit Bank untuk Usaha di Malang RayaAudit dan Laporan Keuangan untuk Usaha di Nusa Tenggara Timur
Chat Ananta, CPA